5 Tips Ampuh Cara Mengatasi Anak Susah Mandi yang Wajib Orangtua Ketahui




Cara Mengatasi Anak Susah Mandi

5 Tips Ampuh Cara Mengatasi Anak Susah Mandi - Tingkah laku anak memang bermacam-macam. Semakin bertambahnya usia anak makin bertambah pula kelakukan mereka. Bila saat belum bisa berjalan anak begitu mudah untuk dimandikan, kini banyak orangtua dipaksa harus keja-kejaran dahulu untuk membuat anak-anak mau mandi. Itu pun belum ditambah dengan tangisannya karena mandi dengan terpaksa. Bila akhirnya mereka mau mandi sendiri biasanya mandi secepat kilat, tak sampai 5 menit yang penting basah. Sekadar gugur kewajiban.

Padahal mandi adalah aktivitas yang harus dijalani secara rutin minimal dua kali sehari. Selain untuk menjaga kesehatan, mandi juga penting agar tubuh nampak selalu bersih dan segar. Terlebih bila anak sudah senang bermain di luar rumah yang dasarnya terdapat banyak kuman dan kotoran disekitarnya.

Kesulitan menyuruh anak mandi memang umum terjadi terutama pada anak-anak yang mulai masuk sekolah dan kesulitan ini terjadi hampir di semua keluarga. Penyebabnya, anak tidak mau diganggu aktifitasnya. Mereka merasa tidak nyaman ketika orangtua mengintervensi keasyikan mereka melakukan sesuatu. Lalu, bagaimana cara menghadapi dan mengatasinya? Agar anak mau dan senang mandi tanpa harus dipaksa atau kejar-kejaran terlebih dahulu?

1. Cari Tahu Penyebab Mengapa Mereka Tidak Mau Mandi

Ada bermacam alasan yang dibuat anak agar lolos dari kewajiban mandi, minimal mengulur waktunya. Mulai dari udara pagi atau air yang masih terlalu dingin sampai waktu sore yang sudah terlanjur malam, takut masuk angin, badan nggak enak atau apalah saja yang penting mereka nggak mau mandi.

Untuk itu pertama kali tanyakan baik-baik dulu kepada mereka, “mengapa tidak mau mandi?” cari tahu penyebab si kecil tidak mau mandi, bila ia tetap menolak meski berulang kali dibujuk, ada kemungkinan si kecil memang sedang tidak enak badan namun belum dapat mengutarakannya secara langsung kepada anda sehingga anda harus memeriksanya secara sungguh-sungguh, bukan sekadar pengakuannya.

Baca juga :
Bisa juga penyebab anak tidak mau mandi karena ada sesuatu yang lebih menarik perhatian anak dibandingkan harus melakukan rutinitas mandi. Misalnya penyebab anak susah mandi karena keasyikan melihat tayangan televisi saat itu hingga ia menjadi enggan untuk meninggalkannya. Umumnya anak akan marah bila ditengah aktivitas yang menyenangkan diganggu dengan sesuatu yang kurang disukainya.

2. Buatlah Kontrak Kesepakatan Dengan Anak Mengenai Kapan Jam Mandi

Sebagai solusinya maka perlu dibuat kesepakatan antara orangtua dengan anak bersangkutan dalam sebuah peraturan. Kesepakatan itu antara lain bisa berwujud aturan apakah anak akan mandi sebelum acara televisi atau setelahnya.

Pada anak-anak lain yang usianya lebih muda ataupun bayi (balita), keengganan untuk mandi adakalanya bukan disebabkan hal-hal diatas, namun lebih karena mereka trauma, misalnya takut terkena air yang dingin karena pernah kedinginan atau takut matanya kena shampoo atau sabun saat keramas karena pernah mengalaminya waktu mandi yang menjadi penyebab mata perih dan membuatnya menangis. Bisa juga mereka pernah terpeleset di lantai kamar mandi yang licin atau melihat kecoa di sudut kamar mandi.

3. Jadikanlah Mandi Menjadi Aktivitas yang Menyenangkan Buat Anak-anak

Sebagai solusinya anda bisa menghilangkan trauma-trauma tersebut dengan menggantinya dengan hal-hal yang menyenangkan bagi mereka, serta menjamin kepadanya bahwa hal-hal yang dikhawatirkan tadi tidak akan terjadi. Misalnya menyiapkan air hangat sebagai ganti air dingin, menyiapkan shampoo atau sabun dengan aroma, warna dan desain botol yang menarik anak-anak. Bisa juga dengan membelikan mainan yang dibuat khusus sebagai teman mandi anak-anak balita. Hal-hal seperti itu tentu akan membuat anak-anak senang dan nyaman pergi ke kamar mandi.

4. Biasakan Mandi Pada Jam yang Relative Sama, Supaya Anak-anak Terbiasa Hidup Teratur dan Disiplin

Cara mengatasi anak yang susah mandi selanjutnya adalah dengan membiasakan si kecil untuk mandi pada jam yang sama setiap hari. Hal ini penting untuk melatihnya belajar disiplin dan kesadaran diri serta tidak malas untuk mandi. Sesuatu yang dilakukan secara rutin dan tertib tentu akan membuatnya terbiasa hidup teratur dan disiplin. Satu kali saja dia terlewatkan untuk mandi tentu dia akan merasa ada hal yang kurang sehingga akan meminta untuk mandi. Anak-anak yang sudah terbiasa untuk mandi pada jam tertentu, tanpa dipaksa pun sudah siap untuk mandi.

Baca juga :
Memaksa anak untuk mandi, apalagi sampai dengan menggunakan kekerasan tentunya bukan tindakan yang bijak. Karena pemaksaan justru akan membuat anak trauma dan semakin susah untuk diajak mandi. Lebih baik jika kita bisa memberi pengertian pada si kecil secara perlahan-lahan mengenai akibat jika jarang mandi bagi tubuh. Katakan kepadanya jika ia tidak mau mandi maka kotoran ditubuhnya akan menumpuk dan hal itu bisa menjadi sumber penyakit serta membuatnya akan dijauhi oleh teman-temannya. Namun jika terpaksa anda harus memandikannya karena waktu yang sudah mepet, misalnya anak harus segera berangkat sekolah, usahakan semuanya dalam kondisi yang terkontrol artinya anda tidak boleh dalam keadaan marah atau emosi. Sebab hal itu justru akan membuatnya trauma dan selalu takut jika diajak mandi.

5. Buatlah Penguat Aktivitasnya (mandi) Dengan Pujian atau Hadiah Materiil yang Menyenangkan Anak

Terakhir, Jangan lupa! Berikan pujian jika anak sudah selesai mandi, seperti : “Waduh ... cakepnya anak mama, sudah mandi tambah deh cakepnya!”, anak akan semakin bersemangat jika dipuji. Apalagi jika anak sudah bisa mandi sendiri, ayah bunda bisa memuji kemandiriannya. Namun jika khawatir nanti mandinya tidak bersih atau kurang sempurna, ayah bunda bisa memantaunya dan membetulkan apa yang kurang tanpa harus mengambil alih semua yang dilakukannya, misalnya, “itu nak matanya masih ada kotoran, ayo dibersihkan sekali lagi!”. Dengan begitu anak makin percaya diri dan tambah senang untuk mandi. Ayah bunda pun tidak lagi repot-repot untuk menyuruh si kecil mandi.

Itulah langkah-langkah cara mengatasi anak yang tidak mau atau susah mandi yang bisa ayah bunda lakukan sehingga anak-anak menjadi senang untuk mandi. Lakukanlah semua itu dengan penuh kesabaran dan kasih sayang karena bila anda melakukannya dengan emosi atau amarah tentu akan berdampak buruk pada anak dan hasilnya pun akan jauh dari harapan.

Semoga artikel mengenai solusi mengatasi anak yang tidak mau mandi ini bisa memberikan manfaat untuk para pembaca dan orangtua semuanya. Terima kasih.

Dikutip dari buku “SEMUA ADA SOLUSINYA” karya Edi Abu Faiz.

Tag : Parenting
0 Komentar untuk "5 Tips Ampuh Cara Mengatasi Anak Susah Mandi yang Wajib Orangtua Ketahui"

Silahkan sampaikan komentar anda! Terima kasih :)

Back To Top